Mengenal Teknologi Pengolahan Hasil Peternakan (Daging, Telur dan Susu)

Keamanan pangan merupakan persyaratan  utama yang semakin penting di era perdagangan bebas. Pangan yang aman, bermutu, bergizi serta ketersediaannya cukup merupakan prasarat utama yang harus di penuhi dalam upaya terselenggara suatu sistem pangan yang memberikan perlindungan bagi kepentingan kesehatan serta berperan dalam meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Bahan Pangan Asal Hewan seperti daging, susu dan telur serta semua hasil olahannya umumnya bersifat mudah sekali rusak ( perishable ) dan memiliki potensi mengandung bahaya biologik, kimia, dan atau fisik yang di kenal sebagai Potentially Hazardous Foods (PHF), oleh sebab itu penanganan produk – produk tersebut harus benar – benar di lakukan secara optimal dan higienis.

Karakter Bahan Pangan Asal Hewan yang membedakan dengan Bahan Pangan Nabati (dari tumbuhan)  antara lain :

  1. Bahan Pangan Asal Hewan memiliki daya simpan yang jauh lebih pendek di bandingkan dengan Bahan Pangan Nabati ( dari tumbuhan )
  2. Bahan Pangan asal Hewan lebih bersifat lunak dan lembek sehingga mudah sekali terpenetrasi/terkontaminasi oleh faktor – faktor dari luar.
  3. Bahan pangan Asal Hewan Pada umumnya merupakan sumber protein dan lemak sedangkan Bahan pangan Nabati sebagai sumber Karbohidrat dan vitamin.

Berdasarkan karakteristik Bahan Pangan Asal Hewan tersebut di atas maka teknologi pengolahan menjadi sangatlah penting. Dengan pengolahan dapat memperpanjang masa simpan bahan pangan asal hewan, meningkatkan daya tahan, meningkatkan kualitas, meningkatkan nilai tambah produk serta sebagai sarana diversifikasi produk. Dengan demikian maka suatu produk bahan pangan asal hewan menjadi lebih memiliki nilai ekonomi lebih setelah mendapatkan sentuhan teknologi pengolahan.

Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga melalui Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan setiap tahunnya mengadakan  kegiatan pelatihan pengolahan hasil peternakan dengan sasaran kegiatan antara lain Kelompok wanita tani, PKK serta para pelaku usaha produk pangan asal hewan. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan mengenai pengolahan Bahan Pangan Asal Hewan bagi para peserta pelatihan. Selain itu di harapkan dengan kegiatan tersebut akan memunculkan minat peserta pelatihan untuk menekuni usaha  di bidang bahan pangan asal hewan .

Berbagai macam teknologi olahan bahan pangan asal hewan yang di ajarkan di dalam pelatihan antara lain : Pembuatan bakso, dendeng, nuget untuk bahan dari daging, Pembuatan yogurt dan ice cream untuk bahan dari susu,  serta pembuatan Telur asin dengan berbagai media untuk bahan dari telur.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *