Pengawasan Pemotongan Hewan Qur’ban 1439 H

Dalam upaya penjaminan keamanan dan kelayakan daging qur’ban pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1439 H (2018 M), Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga menugaskan 50 orang yang tergabung dalam “Tim Pengawas Hewan Qur’ban 1439 H”. Sebelum melakukan pengawasan terhadap hewan qur’ban, pada hari Sabtu tanggal 4 Agustus 2018 Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan mengadakan Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis kepada “Tim Pengawas Hewan Qur’ban 1439 H” di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga.

Ir. Lily Purwati selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga dalam sambutan dan arahannya di Acara Rakor dan Bimtek Petugas Pengawas Hewan Qur’ban 1439 H menyampaikan bahwa “Tim Pengawas Hewan Qur’ban 1439 H” telah ditetapkan melalui Surat Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga Nomor 094/2987 Tanggal 2 Agustus 2018. Tim tersebut terdiri atas 50 petugas yang terdiri dari Dokter Hewan, Paramedik serta PPL Pertanian yang akan diturunkan ke lapangan di wilayah Kabupaten Purbalingga. Tugas Pengawas Hewan Qur’ban ini, yaitu melaksanakan supervisi pemeriksaan dokumen kesehatan hewan, pemeriksaan antemortem dan postmortem, mengawasi penyembelihan dan penanganan daging, serta jeroan hewan qur’ban selama Hari Raya Qur’ban dan Hari Tasrik.

Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga juga mengadakan “Sosialisasi Pemotongan Hewan Qur’ban yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) Untuk Panitia Qur’ban” yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 11 Agustus 2018 di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga. Acara tersebut dihadiri 36 perwakilan panitia Qur’ban dari 18 (delapan belas) kecamatan di Purbalingga dengan mengundang Narasumber dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, yaitu KH. Nurkholis Masrur yang menyampaikan Materi Tata Cara Penyembelihan yang Sesuai Syariah Islam dan dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menghadirkan Drh. Edy Setyanta yang menyampaikan Materi Pemotongan Hewan Qur’ban dan Penanganan Daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) mengacu pada Permentan RI Nomor 114/Permentan/PD.410/9/2014 Tentang Pemotongan Hewan Kurban.

Secara umum pelaksanaan Pengawasan Pemotongan Hewan Qur’ban Tahun 1439 H / 2018 M berjalan dengan lancar baik dilihat dari persiapan maupun pembekalan petugasnya walaupun masih perlu dilakukan penambahan jumlah petugas secara bertahap dengan  memperhatikan anggaran yang tersedia. Kenyataan riil di lapangan masih banyak hewan yang akan disembelih tidak disertai dengan SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) walaupun mungkin sudah diperiksa oleh petugas. Disamping SKKH yang menyertai saat pengiriman/penjualan oleh pedagang, ternak perlu diberikan tanda khusus sehingga mampu telusur. Oleh karena itu disini penting dilakukannya pemeriksaan antemortem (pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih dalam jangka waktu 24 jam). Hasil pemeriksaan postmortem masih ditemukan distomatosis (infestasi cacing hati) yang disebabkan oleh cacing  Fasciola sp. Ternak yang terinfeksi cacing tersebut, dagingnya masih dapat dikonsumsi akan tetapi jeroan yang terinfeksi, hati harus diafkir (tidak layak konsumsi).

 

Data Pemotongan Hewan Qur’ban 1439 H

No. Kecamatan Jumlah Pemotongan (Ekor)
Sapi Kerbau Kambing Domba
1. Purbalingga 235 0 318 19
2. Kalimanah 237 0 282 2
3. Kemangkon 200 0 302 3
4. Padamara 122 0 181 38
5. Kutasari 110 0 364 0
6. Bojongsari 172 0 377 106
7. Bukateja 161 0 253 2
8. Kaligondang 167 0 317 0
9. Pengadegan 132 0 234 0
10. Kejobong 126 1 356 0
11. Rembang 133 0 378 1
12. Karangmoncol 116 2 379 14
13. Bobotsari 120 0 247 6
14. Mrebet 107 0 292 11
15. Kertanegara 61 0 183 7
16. Karanganyar 56 0 218 23
17. Karangreja 40 0 347 0
18. Karangjambu 10 0 201 0

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *